Senyuman Bidadari Dunia

Published January 24, 2014 by Liza Nurrohmah

 

 

 

Senyum itu ShodaqImageoh

 

تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيْكَ صَدَقَةٌ
“Senyummu dihadapan saudaramu adalah shodaqoh.”
(HR. Tirmidzi)
Rasulullah sangat mencintai sikap umatnya yang mudah menebar senyum. Senyum dapat mengindikasikan rasa hormat kepada yang lebih tua, rasa cinta dan sayang kepada yang lebih muda. dan kehangatan kepada orang-orang terdekat kita. Tebarkanlah senyuman ketika kita mengharapkan keharmonisan dalam rumah tangga, berikan senyuman ketika mengharap kehangatan dengan keluarga, dengan para sahabatnya.
Senyum adalah hal sepele namun sangat memberikan arti. Mudah dilakukan ketika kita merasa senang kepada orang yang kita ajak senyum, namun sebaliknya akan sulit ketika kita tidak suka dengan orang yang kita ajak tersenyum. Namun, sebagai muslimah yang baik maka tebarkanlah senyum walaupun kepada musuh kita sekalipun. Jelas dalam hadits tersebut bahwa shodaqoh yang tidak mengeluarkan biaya dan paling ringan adalah senyum, maka tebarkanlah senyuman dengan cuma-cuma.
Namun, akan berbeda hakikat senyum dengan tertawa. Senyum itu tanpa harus membuka  mulut namun lebih halus sedangkan tertawa memerlukan tenaga yang lebih serta perlu membuka sebagian mulut. Muslimah yang baik adalah yang  bisa mengendalikan diri saat tertawa. Muslimah yang baik selalu tertawa dengan sopan tanpa harus memperlihatkan giginya. Muslimah yang baik adalah yang dapat tertawa tepat pada waktunya dan tepat pada tempatnya. Tidak tertawa berlebihan ketika bersama orang yang bukan mahramnya. Islam sesempurna itu memberikan arahan kepada kehidupan. Tertawa yang berlebihan ternyata akan berbahaya bagi tubuh manusia lho……. Di bawah ini ini hadits tentang bahaya tertawa yang berlebihan:
 

لَا تُكْثِرُوا الضَّحِكَ فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ الْقَلْبَ

Janganlah kalian banyak tertawa, karena sesungguhnya banyak tertawa dapat mematikan hati. (HR. Ibnu Majah 4193. Dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam as-Shohihah 506)

Muslimah sholikhah, hadits ini menerangkan bahwa muslimah yang baik adalah yang bisa menempatkan dirinya ketika tertawa. Tersenyum atau memberi senyuman itu memang shodaqoh namun kalau berlebihan justru akan memberikan hal yang tidak baik (kemadharatan). Berhati-hatilah dalam bertindak maka carilah maslahah sebanyak-banyaknya, kumpulkanlah untuk meraih falah…..kebahagiaan yang haqiqi adalah kebahagiaan di akhirat.

keep smile……!!!!!!!!!! I love Islam

(Ditulis Liza Nurrohmah, Mahasiswa Manajemen, Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Magelang, 24 Januari 2014)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: